Ringkasan Klaim bahwa Ka’bah di Makkah pernah menjadi kuil bagi Dewa Siwa beredar luas di ruang digital. Penelusuran sumber primer Islam, kajian sejarah, dan keterangan arkeologi menunjukkan klaim tersebut tidak didukung bukti kredibel [1][2]. Tradisi Islam dan kajian sejarah yang mapan justru menunjukkan kesinambungan fungsi Ka’bah sebagai pusat ibadah, dengan periode pra-Islam sebagai tempat pemujaan berhala Arab lokal—bukan dewa-dewa Hindu [3][4]. Asal-usul Ka’bah Menurut Islam dan Jejak Sejarah Perspektif Islam: Al-Qur’an menegaskan Ka’bah sebagai rumah ibadah pertama “di Bakkah” (QS Ali ‘Imran 3:96); peninggian fondasinya oleh Nabi Ibrahim AS bersama Nabi Ismail AS disebutkan pada QS al-Baqarah 2:127; dan doa Ibrahim terkait pemukiman Makkah pada QS Ibrahim 14:37. Sejarah dan renovasi: Ka’bah mengalami beberapa renovasi besar—oleh Quraisy sebelum kenabian, pada masa Ibn al-Zubair, periode Utsmani, hingga era modern Saudi—yang menunjukkan...
Meneguhkan Iman, Menggali Ilmu, Mengabdi dalam Perjuangan, Menata Kehidupan